Thomas Mueller Ungkap Kegelisahannya di Bayern Munchen

Thomas Mueller Ungkap Kegelisahannya di Bayern Munchen
Thomas Mueller Ungkap Kegelisahannya di Bayern Munchen

Thomas Mueller Ungkap Kegelisahannya di Bayern Munchen

Thomas Mueller mulai angkat suara, ia merasa gelisah dengan situasi yang dialaminya bersama Bayern Muenchen, terutama setelah kedatangan rekan barunya Carlo Ancelotti.

Di mata Ancelotti, Mueller bukan lagi pemain tak tergantikan. Sang pelatih bahkan mulai berani mencadangkan pemain tim nasional Jerman itu.

Terakhir, Mueller tersingkir dari susunan starter saat Bayern menang 3-0 atas RB Leipzig pada partai lanjutan Bundesliga di Allianz Arena, 21 Desember 2016.

Keputusan Ancelotti lantas cukup disayangkan oleh Mueller. Terlebih lagi, duel antara Bayern dan Leipzig tergolong penting karena menentukan posisi puncak klasemen.

“Pertandingan tersebut bukanlah yang terbaik. Sebab, saya cuma bisa menikmati dari bangku cadangan. Tidak mungkin saya duduk di sana dan tersenyum,” kata Mueller kepada Bild.

Ancelotti mengambil keputusan tidak populer tersebut karena penurunan performa yang dialami oleh Mueller. Dia cuma mencetak satu gol dari 13 pertandingan Bundesliga musim 2016-2017.

Bandingkan saja dengan musim lalu, ketika pemain berusia 27 tahun itu membukukan 20 gol dalam 31 partai liga.

Hanya, di mata Lothar Matthaus selaku legenda Bayern, performa minor itu bukanlah salah Mueller, melainkan Ancelotti.

“Dalam formasi Ancelotti, Mueller menempati posisi yang tidak cocok,” ucap Matthaus.

Ancelotti memang memplot Mueller di sisi kanan. Hal itu terjadi dalam delapan partai Bundesliga musim ini. Padahal, lesakan Mueller musim lalu lebih banyak terjadi ketika dirinya beroperasi di tengah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *