Simeone Sulit Lupakan Dua Kali Kekalahan Yang Sama

Simeone Sulit Lupakan Dua Kali Kekalahan Yang Sama
Simeone Sulit Lupakan Dua Kali Kekalahan Yang Sama

Simeone Sulit Lupakan Dua Kali Kekalahan Yang Sama

Dua kali telah melaju ke final Liga Champions, dua kali pula Atletico Madrid harus takluk dari lawan yang sama, Real Madrid. Pelatih Diego Simeone sampai saat ini pun masih sulit melupakannya.

Atletico mencapai final pertama kali di bawah Simeone pada 2013/2014 setelah menyingkirkan Barcelona di semifinal. Pada laga final yang dihelat di Estadio Da Luz itu, Atletico berhasil mengungguli Real Madrid 1-0 lewat gol Diego Godin di babak pertama.

Trofi ‘Si Kuping Besar’ tampaknya akan dimiliki Atletico sampai Sergio Ramos membuyarkan semuanya lewat gol di menit ke-93 yang memaksa laga lanjut sampai extra time. Atletico akhirnya takluk dengan skor telak 1-4.

Dua musim berselang atau tepatnya musim lalu, Atletico berhasil melaju lagi ke final dan bertemu dengan Madrid. Pada final di San Siro tersebut, Atletico dan Madrid bermain imbang 1-1 selama 120 menit.

Padahal Atletico punya kesempatan menyamakan skor di awal babak kedua namun penalti Antoine Griezmann menerpa tiang. Atletico lagi-lagi gigit jari setelah kalah dalam drama adu penalti.

“Setiap saya mendengar anthem dari kompetisi itu, saya selalu merasaka sakit,” ujar Simeone kepada Onda Cero.

“Bagi saya final di Milan adalah kegagalan. Bagi saya kegagalan itu adalah tidak bisa mencapai taret dan saya punya target menjuarai Liga Champions. Tapi sayangnya gagal dan itu membuat saya sangat terluka,” sambungnya.

“Saya tahu musim berikutnya akan lebih rumit dan saat itu, sesaat setelah kalah adu penalti, saya tidak tahu apakah cukup kuat untuk menangani tim ini,” tutupnya.

Musim ini Atletico sudah ada di babak perempatfinal dengan Leicester City sebagai lawannya. Kira-kira sampai di mana Atletico?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *