Ranieri Tambah Deretan Panjang Pelatih Yang Dipecat Usai Juara

Ranieri Tambah Deretan Panjang Pelatih Yang Dipecat Usai Juara
Ranieri Tambah Deretan Panjang Pelatih Yang Dipecat Usai Juara

Ranieri Tambah Deretan Panjang Pelatih Yang Dipecat Usai Juara

Menjuarai Liga Primer Inggris sesungguhnya bukan prestasi yang gampang. Sejak pertama kali dibentuk pada awal 1990-an, hanya ada delapan pelatih yang pernah merengkuh gelar juara yaitu Alex Ferguson, Kenny Dalglish, Arsene Wenger, Jose Mourinho, Carlo Ancelotti, Roberto Mancini, Manuel Pellegrini, dan Claudio Ranieri.

Akan tetapi, mereka yang pernah mengangkat piala Liga Primer Inggris tak seluruhnya kebal dari ancaman pemecatan. Tuntutan untuk selalu berprestasi dan juga mengamankan tempat di Liga Champions membuat para pelatih harus memastikan timnya selalu di puncak.

Berikut adalah beberapa pelatih yang terpuruk dan dipecat hanya beberapa bulan setelah merebut gelar juara.

Carlo Ancelotti

Pada 9 Mei 2010, Ancelotti membawa Chelsea menjadi juara Liga Primer Inggris dengan hanya selisih satu poin dari Manchester United di peringkat dua. Ia juga membawa The Blues memecahkan rekor EPL jumlah gol terbanyak dalam satu musim yaitu 103 gol. Enam hari setelahnya, Ancelotti juga membawa Chelsea juara Piala FA dengan mengalahkan Portsmouth 1-0.

Hanya saja, Ancelotti gagal bersaing dengan Manchester United di musim 2010/2011. Kedatangan Fernando Torres pada bursa Januari 2011 dengan memecahkan rekor transfer klub-klub Inggris juga tak membantu The Blues dalam mempertahankan gelar juara.

Ancelotti kemudian dipecat Abrahmovich hanya dua jam setelah laga terakhir di Liga Inggris musim itu, yaitu kekalahan 0-1 melawan Everton.

Roberto Mancini

Sama seperti Ranieri yang memecah kebuntuan Leicester di kompetisi lokal, Mancini juga mengakhiri puasa gelar Liga Inggris Manchester City yang telah berlangsung 43 tahun. Mancini membawa City juara pada musim 2011/2012.

Mereka pun merebutnya dengan cara yang patut dikenang yaitu menciptakan gol kemenangan di babak perpanjangan waktu di laga terakhir, sehingga membuat musuh bebuyutan mereka, Manchester United, gigit jari.

Akan tetapi kegagalan mempertahankan gelar juara dan kekalahan di final Piala FA membuat Mancini resmi dipecat pada 13 Mei. Saat itu EPL tinggal menyisakan satu pekan sementara ManCity sendiri berada di peringkat dua.

Jose Mourinho

Pada musim 2013/2014, untuk kali kedua dalam karierna Jose Mourinho menerima tawaran Roman Abramovich untuk menjadi pelatih Chelsea. Pada satu musim setelahnya atau tepat pada 2014/2015, Mourinho pun sukses membawa Chelsea menjadi juara Liga Primer Inggris.

Banyak yang menyangka keberhasilan itu adalah tanda-tanda era keemasan Mourinho bersama Chelsea sudah dimulai. Namun yang terjadi adalah sebaliknya, Chelsea terus mengalami rentetan kekalahan sehingga terlempar dari zona Liga Champions.

Kekalahan dari Leicester City pada 15 Desember 2015 kemudian membuat kesabaran Roman Abramovich habis dan akhirnya Mourinho pun dipecat hanya tiga hari kemudian.

Claudio Ranieri

Pelatih berambut putih ini menciptakan salah satu dongeng terbaik dalam sejarah Liga Primer Inggris. Ia membawa Leicester City yang merupakan tim semenjana menjadi juara liga musim 2015/2016.

Padahal sebelum musim bergulir, Leicester hanya memiliki target tak terdegradasi ke Divisi Championship dan hanya punya peluang menjadi juara 5000 banding satu.

Ranieri kemudian gagal mengulangi prestasi itu dan hanya merebut lima kemenangan dari 25 pertandingan pada musim ini. Leicester akhirnya terjerembab di peringkat 17 dan hanya terpaut satu poin dari zona degradasi.

Hanya 298 hari setelah membawa Leicester juara, Ranieri kemudian dipecat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *