Atletico Dibuat Leicester Ketar-ketir

Atletico Dibuat Leicester Ketar-ketir

Atletico Madrid melalui laga sulit untukmenyingkirkan Leicester City. Pelatih Atletico Diego Simeone mengakui timnya sempat ketar-ketir dengan serangan lawan.

Los Rojiblancos memetik hasil imbang 1-1 di markas Leicester dalam laga perempatfinal leg kedua, Rabu (19/4/2017) dinihari WIB. Bermodalkan ‘tabungan’ satu gol di leg pertama, Atletico tampak menyudahi perlawanan The Foxes usai memimpin di menit 26 berkat gol Saul Niguez.

Akan tetapi, Leicester tidak menyerah. Setelah turun minum, harapan Leicester hidup lagi usai Jamie Vardy menyeimbangkan skor menjadi 1-1 di menit 61. Rasa percaya diri ‘Si Rubah’ pun meningkat.

Leicester kemudian terus-terusan menyerang Atletico di hampir sisa babak kedua. Namun, pertahanan solid tim tamu cukup membuat Leicester frustrasi dan gagal menciptakan gol tambahan.

Akhirnya, Leicester mesti menerima kekalahan dengan agregat 1-2 di tangan Atletico. Simeone salut dengan perlawanan wakil Inggris itu.

“Saya dipenuhi dengan emosi dan rasa bangga atas performa tim saya. Saya sepenuhnya gembira dan berharap kami lolos lebih jauh di kompetisi ini,” kata Simeone yang dilansir Uefa.com.

“Merupakan sebuah kegembiraan bisa bersaing melawan Leicester. Kami sempat dibuat ketakutan sepanjang malam tentang apa yang mungkin bisa mereka lakukan ketika mereka menyerang di babak kedua,” ungkap dia.

“Apa yang bagus mereka lakukan adalah menempatkan banyak pemain di sayap, banyak melakukan umpan silang kepada Leo Ulloa, dia menciptakan banyak masalah di kotak penalti. Perubahan cukup membantu kami meskipun butuh waktu bagi mereka untuk beradaptasi,” simpul Simeone.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *